Langsung ke konten utama

Appreciate Everything’s Done


Banyak hal yang terjadi ditahun 2014. Baik buruk, dan semua nya kini sudah menjadi masa lalu. Daripada fokus pada hal yang belum tercapai, aku memilih untuk mengapresiasi apa yang sudah terjadi di tahun 2014 yang begitu penuh kejutan dan menyenangkan :D



1.       “Liburan” ke Jogja dua kali
Liburan pertama bersama anak-anak BEM Fasilkom. Untuk kedua kali nya Jalan jalan BEM ke Jogja. Tapi entah kenapa ga pernah bosen. Ke Malioboro lagi, ke alun-alun lagi, naik delman lagi. Dan waktu itu ditambah sama raftling di kawasan yang sama dengan Gua Pindul. Jogja selalu menarik!
Pulang dari liburan Jogja, tiba-tiba secara mendadak diajak rapat di Jogja sama kemahasiswaan UI untuk membicarakan nasib sistem Bidik Misi. H-1 keberangkatan, langsung diajak, dan secara mendadak  langsung dibelikan tiket pesawat PP Jakarta-Jogja. Haft, pertama kali naik pesawat, akhirnya. Wkwkwk.
Sampai di sana, langsung dibawa ke hotel terkenal dan dikasih kamar sendiri. Surga. Dan dengan noraknya mencicip semua masakan hotel, wkwkwk. Ada kejadian menarik sih. Jadi ada satu hari dimana semua rombongan jalan-jalan ke beberapa destinasi wisata di Jogja. Aku memutuskan ga ikut karena mau ngerjain kerjaan riset yang belum selesai-selesai dan sudah  ditagih sama yang butuh data. Dan niat sebenarnya ga ikut adalah pengen jalan-jalan ke pasar Bringharjo. Hahaha. Akhirnya, mission accomplished. Sebelum ke pasar, aku makan siang dulu. Karena dikira makan siang hari itu sudah include booking hotel, makanya aku makan siang di hotel sendiri, dengan berbagai menu lezat yang ddisuguhkan. Waktu lagi enak-enak nya menikmati, sang ketua rombongan menelpon “Afid, makan siang nya di luar ya. Hari ini kita ga include makan siang di sana”. Oh my god! Makanan ku hampir abis, hahaha. Aku keluar ruang makan dengan malu-malu disambut senyuman hangat mba-mba pelayan restoran hotel.

2.       Wonosobo Muda Born
Bersama dengan temanku waktu SMA, dan adik kelas di SMA juga, yang tempat kuliahnya juga sama, kami mulai merumuskan apa yang ingin kita beri ke kota kami tercinta. Dimulai dari obrolan malam tanggal 26 April. Dan mulai rutin bertemu seminggu atau dua minggu sekali, diiringi dengan kesibukanku dengan skripsi dan kerjaan asdos. Aku tidak pernah menargetkan Wonosobo Muda akan dilahirkan dan dijadikan pada tahun ini. Sebenarnya aku sudah kepikiran akan hal ini sejak aku membuat tulisan yang sudah ku buat lama. Dan secara tidak sadar, terwujudkan pada tahun ini. Alhamdulillah.
Tahun ini, semangat baru dimulai. Berjalan bersama orang-orang yang sevisi dan sepemikiran memang menyenangkan, apalagi pada semangat. Bersamaan dengan semangat baru, tantangan baru juga dimulai. Mengajak banyak orang untuk bergabung dan menjaga semangat nya memang bukan hal mudah. Kadang aku merasa, banyak energy dan pikiran yang lebih banyak tercurahkan untuk mengurusi sumber daya manusia, daripada mengurusi gerakan itu sendiri. Haha. Tapi jadi belajar banyak hal, terutama bagaimana mengelola ekspektasi.


3.       Skripsi yang memberitahuku banyak hal
Bertemu orang baru, belajar sesuatu yang baru dan mengetahui hal baru yang tidak pernah terbayangkan dalam hidupku, yaitu mengenal kehidupan di RSJ dan seluk beluk pengelolaan pengetahuan para dokter, budaya senioritas dokter dan cerita seorang perawat jiwa betapa bahagianya dia bisa membantu pasien sembuh dari sakit jiwa nya dan kembali bisa produktif. Jadi ingat bahwa kita juga harus merasa bahagia seperti itu ketika bekerja Atau mencari pekerjaan yang bisa membuat bahagia seperti itu.
Bersyukur memilih lulus 4 tahun dan ngambil skripsi!
4.       Lulus!
Alhamdulillah bisa lulus dari fakultas yang menyenangkan tapi mata kuliahnya susah. Haha, dan target cumlaude pun wacana. Tapi Alhamdulillah bisa merasakan hal luar biasa 4 tahun ini, walaupun kagak cumlaude, yaitu bisa merasakan arti kekeluargaan yang sebenarnya!
5.       Langsung bekerja
Di dunia pekerjaan, kembali mendapat banyak pelajaran. Ketika karakter orang yang tidak bisa ditangani atau ada kondisi yang tidak sesuai ekpektasi, jika tidak bisa mengubahnya, maka satu-satu nya jalan adalah mengubah respon kita terhadap hal tersebut. Bawa enjoy aja dan jangan dimasukkan ke hati, nanti stress sendiri.

6.       Berhasil ketemu dan menjalin silaturahim sama teman-teman lama
Mendapat teman baru tidak membuatku lupa  teman-teman lamaku. Komunikasi, silaturahmi harus tetap jalan walaupun udah beda kota,beda kerjaan dan sibuk dengan urusan masing-masing. Pertengahan September ke Purwokerto, ketemu sahabat seperhobian yang sudah 5 tahun tidak bertemu. Lalu bulan oktober ke nikahan temen SMA juga dan bisa bercerita banyak hal :D. Bulan November juga bisa ketemu temen deket SMA di Bekasi. Dan, setiap pulang ke rumah, bisa maen dan ngobrol-ngobrol ga jelas sama sahabat SMA tentang pekerjaan, rencana hidup, dan tentunya jodoh plus pernikahan. Wakakak. Benar-benar harus direncanakan dan dipersiapkan urusan satu itu.

7.       Lebih memahami, menghargai dan menerima diri sendiri apa adanya
I am a  behind the scene person and it’s really enough for me.
I don’t need many people to know me, to remember my difficult name, to know my contribution, or to know who really I am.
I really don’t need it.
I am enough with people around me now.
As long as I can give them love, cares and share together, it’s really enough.
And I am just happy knowing new people, new society, understanding them, help them as much as I can, connecting the unconnected, and connecting people to grow more good deeds together.
And I don’t want to expect anything for what I’ve done.
I believe God’s giving is better than what I was expecting.
From now on, I’ll stop following other people’s standard of happiness.
I have my own. God gives me special ones.


Semoga tahun ini lebih banyak lagi hal-hal yang bisa diapresiasi. Do never lose hope :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukan Sombong

Haha judulnya. Alhamdulillah wa syukurilah, diberi rezeki oleh Allah untuk mengeprint, membeli dan memfotokopi buku-buku ini. Yap, aku sengaja mengumpulkan sebanyak-banyak bahan untuk belajar IELTS. Entah kapan akan tercapai belajar di Eropa, di salah satu univ di Inggris yang kuidamkan. Tapi yang jelas, bukan tahun ini selain udah akhir tahun, karena ada target yang lebih penting di tahun ini. Yang penting belajar dulu lah ya.

Buying Experience : Ngebolang Sesaat di Purwakarta

Halo, aku punya cerita, tepatnya kemarin baru membuat cerita. Sabtu 17 Oktober 2015 sengaja memanfaatkan weekend untuk buying experience. Bosen di Jakarta dan sekitarnya terus, bosen juga   dengan keriuhan jalan raya kalau lagi weekend dimana semua orang ingin merayakan nya dengan pergi ke mall dan tempat makan. Pengen sesuatu yang beda. Jadilah kemarin nekat keee Purwakarta. Sendiri? Proudly yesss!

Target Semester 8 yang (hampir) akan Tercapai

So, which of the favors of your Lord would you deny? Itu mungkin, ayat Quran yang pas dengan kondisiku saat ini. Untuk kedua kalinya, aku mengusahakan sesuatu, mencoba sesuatu tanpa berharap apa-apa, tapi pada akhirnya Tuhan berkehendak lain, yakni memberikan sesuatu yang tidak aku inginkan. If you hope for nothing, something may happen.