Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Mencari Penawar dari Pahitnya Berita lewat Drama Hanzawa Naoki

  Pandemi menjadi masa di mana kita merasakan berbagai macam kekecewaan terhadap pemerintah sampai-sampai eneg dan pengen sejenak berhenti baca berita biar hidup lebih indah sedikit. Pelemahan KPK, korupsi bansos yang pelakunya seperti bukan manusia dari jajaran menteri yang korupsi milyaran hingga RW yang memotong bantuan uang tunai terasa seperti kisah pahit yang kita nggak bisa tau penawarnya. Oh tidak hanya itu, ada menteri yang korupsi bansos minta keringanan karena keluarganya menderita, dan ada kasus mencengangkan pelanggaran oleh Wakil Ketua KPK hanya dipotong gajinya saja. Belum lagi kasus pelecehan seksual di KPI yang menurut berita dipaksa mencabut tuntutan. Rasanya kondisi ini tidak cuma pahit, tapi gelap dan horor.   Baca berita hanya bikin lelah dan gregetan, rasanya pengen berbuat sesuatu tapi rakyat jelata bisa apa selain misuh dan sambat online sampai “yowes piye maneh”. Di grup chat yang saya ikuti, di mana sering ada update berita di s...