Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2015

Mencintai dalam Beberapa Dimensi

Entah kenapa merasa terpanggil untuk membaca kisah rumah tangga Stephen Hawking bersama istrinya, Jane Hawking dalam buku Traveling to Infinity. Isinya tentang pengabdian seorang istri dalam mengurus suami yang lumpuh dan anak-anak serta mendukung karir suaminya. Ditulis sendiri oleh Jane Hawking, beberapa tahun setelah mereka bercerai. These are what I can infer from their relationship stories. She loved him for who he was, not for what he had given to her She loved him from the very beginning, loved all his quirks, mistakes and weaknesses She loved his minds and his dreams She did anything to make him feel fulfilled, to make him success, and to achieve what he had dreamed of She never complained, she also supported him no matter what happened. She never let him down because of his disabilities She loved him unconditionally, no matter how ignorance Stephen was She always tried to love him unconditionally, sacrificed her own ambitions to ...

Unexpected Favors

My first unexpected wonderful favor in this year is my paper was accepted in an international conference. Paper yang dibuat dengan sedikit asal-asalan, dikumpulkan menjelang injury time, dan tanpa pengecekan grammar, bisa diterima. Mungkin bagi orang lain hal ini biasa saja, tapi bagiku , orang biasa saja dan tidak mempunyai skill yang special, ini bukan hal biasa. Awalnya aku sedikit suudzon, “Ah paling diterima karena yang ngumpulin paper sedikit, jadi bisa ketrima.”

Enjoying The Present

Quora, media sosial yang kini menjadi favoritku. Aku bisa mendapat bayak inspirasi di sana, terutama tentang kehidupan. Aku mengikuti beberapa topik dan topik favoritku adalah life advice, hehe. Pertanyaan di sana menandakan banyak yang frustasi-sepertinya, dan mencoba curhat dengan mengajukan pertanyaan tentang masalah mereka. Menarik. Banyak   orang yang menjawab dengan indahnya-menurutku. Jawaban yang paling bagus biasanya mendapat banyak upvote. Aku suka beberapa jawabannya, berbobot dan penuh makna. Aku juga pernah-secara tidak langsung curhat- mengajukan pertanyaan di sana. Ada bule yang dengan senang hati mejawab pertanyaanku dengan panjang lebar. Aku jadi senang. Dari jawaban nya, aku sadar bahwa being someone who is outwardly unremarkable is not either wrong or bad thing . Selain itu, suatu hari aku mendapat semacam pencerahan, tentang enjoying the present , menikmati saat ini, yang muncul dari pertanyaan seorang programmer yang merasa tidak berguna dan ingin men...