Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

rabu(n) senja bersama Tulus

Tau acara rabu(n) senja dari acara Guided Tour Andra Matin saat pameran arsitektur Prihal Andra Matin di awal Desember. Kalau waktu itu aku ga dapet kesempatan ikut acara guided tour itu ya mungkin gak akan tau haha (acaranya terbatas untuk 50 orang). Acara yang diadakan sebulan sekali setiap Rabu di minggu ketiga itu mengundang pembicara tidak hanya dari arsitektur tetapi juga praktisi desain. Kebetulan tadi malam mengundang Tulus, untuk sharing perjalanan studi arsitekturnya dan pengaruhnya terhadap karir bermusiknya sekarang. Nekat datang ke suatu acara meski akan tau bakal sendiri selalu menjadi tantangan yang menyenangkan bagiku haha. Beberapa menit setelah poster acaranya dipublish, langsung ku daftar tanpa tau sama siapa nanti gimana soalnya limited seat cuma buat 80 orang. Biar gak lupa, karena acara ini ngena sekali, jadi mau kutulis apa yang aku tangkap dari percakapan dengan Tulus semalam. 1. Tulus sangat jujur dengan akademisnya waktu kuliah Dia blak-blakkan menyebut...

Reduksi Makna

Aku mau menulis tentang hal-hal apa saja yang maknanya mulai ter-reduksi akhir-akhir ini, maksudnya yang maknanya mulai dipersempit. Boleh setuju boleh enggak :) 1. Kaya Semakin terbukanya orang-orang di social media tentang kehidupannya, tidak heran jika muncul pergesekan antara orang-orang dengan latar belakang ekonomi berbeda. Jika ada yang posting tentang liburan, makanan mahal, dan gaya hidup-gaya hidup lain yang membutuhkan banyak uang, sebagian terdorong untuk mempunyai hal yang sama, berbagi hal yang mirip dan juga seolah ingin menunjukkan kalau 'hey I am happy too'. Apalagi sekarang sedang marak yah akun-akun yang posting tentang pentingnya investasi dan punya banyak persiapan. Emang penting sih kedua itu, tapi kadang-kadang diselipi dengan postingan yang membuat audiencenya insekyuur haha. Banyak orang jadi mendefinisikan kaya seperti yang diobrolkan oleh akun-akun itu: bisa investasi, punya aset rumah misalnya. Jadi kaya itu cuma urusan nominal kesannya. Menurut...