Sejak kuliah entah semester berapa, saya gaktau awalnya gimana, tergabung di sebuah grup yang diberi julukan Grup Tulul, wkwkw. Grup yang terdiri dari sebagian teman-teman di angkatanku, Fasilkom 2010, ini awalnya adalah grup whatsapp, tapi sejak Telegram menyerang, semua anggota yg masih mau gabung (terpaksa) install Telegram. Uniknya, nama grupnya berubah-ubah sesuai dengan topik diskusi, atau bahkan nama grupnya absurd sekali wkwk. Di grup itu juga terdapat berbagai fitur, karena di Telegram bisa bikin bot atau program sendiri. Teman-teman yang rajin dg sukarela membuat beberapa bot dg berbagai fungsi, misalnya fungsi /leli buat gugling sesuatu, /kbbi buat ngecek makna suatu kata di kamus bbi, /slang untuk cari makna kata absurd, /hbd untuk ulang tahun, /kawin untuk menyelamati yg nikah dsb.
terima kasih sudah mau singgah :)