Quora, media sosial yang kini menjadi favoritku. Aku bisa
mendapat bayak inspirasi di sana, terutama tentang kehidupan. Aku mengikuti beberapa topik dan topik favoritku adalah life advice, hehe. Pertanyaan di sana
menandakan banyak yang frustasi-sepertinya, dan mencoba curhat dengan
mengajukan pertanyaan tentang masalah mereka. Menarik. Banyak orang yang menjawab dengan
indahnya-menurutku. Jawaban yang paling bagus biasanya mendapat banyak upvote.
Aku suka beberapa jawabannya, berbobot dan penuh makna.
Aku juga pernah-secara tidak langsung curhat- mengajukan pertanyaan di sana. Ada bule yang dengan senang hati mejawab pertanyaanku dengan panjang lebar. Aku jadi senang. Dari jawaban nya, aku sadar bahwa being someone who is outwardly unremarkable is not either wrong or bad thing. Selain itu, suatu hari aku mendapat semacam pencerahan, tentang enjoying the present, menikmati saat ini, yang muncul dari pertanyaan seorang programmer yang merasa tidak berguna dan ingin menjadi dokter saja. Di dalam jawaban nya, ada advice terkece yang pernah kubaca, “Enjoy the only moment you have: the present”.
Aku juga pernah-secara tidak langsung curhat- mengajukan pertanyaan di sana. Ada bule yang dengan senang hati mejawab pertanyaanku dengan panjang lebar. Aku jadi senang. Dari jawaban nya, aku sadar bahwa being someone who is outwardly unremarkable is not either wrong or bad thing. Selain itu, suatu hari aku mendapat semacam pencerahan, tentang enjoying the present, menikmati saat ini, yang muncul dari pertanyaan seorang programmer yang merasa tidak berguna dan ingin menjadi dokter saja. Di dalam jawaban nya, ada advice terkece yang pernah kubaca, “Enjoy the only moment you have: the present”.
Tidak ada alasan untuk tidak enjoy terhadap segala sesuatu yang SEDANG kita hadapi. Karena kita hidup di masa kini, detik ini, menit ini, jam ini, hari ini. Kita tidak hidup di hari kemari, jadi lupakan kemarin dan ambil yang baik-baik saja. Kita juga tidak hidup di hari esok, jangan buru-buru memikirkan besok karena belum kita hadapi, rencanakan saja, dan serahkan semua pada-Nya. Dan sayang sekali, jika satu-satunya momen yang kita punya, dihabiskan dengan bersedih, pesimis, membandingkan dengan orang lain, penyesalan masa lalu dan kekhawatiran masa depan. Hadapi masa sekarang dengan hati lapang dan berserah. Dan jangan lupa selalu bahagia :D
Ketika aku menulis advice itu di status facebook, ada yang
memberi komentar, menyarankan sebuah buku yang membahas hal seperti itu.
Langsung aku Googling, dan mendownload teaser buku-hanya Bab 1- yang berjudul
Sejenak Hening tersebut. Ternyata benar,baguuus!
Dan beruntungnya, aku menemukan teaser buku itu, serta
advice dari Quora itu, tepat beberapa hari menjelang presentasi
bahasa-inggris-pertamaku di acara formal, presentasi paper di salah satu
konferensi internasional di Bandung. Hal yang aku bayangkan saja, rasanya tidak
bisa!
Serasa aku bisa menaklukan rasa khawatir yang berlebihan sebelum konferensi, menikmati detik-detik pembuatan script presentasi dan latihan, serta menikmati perjalanan ke Bandung pakai kereta untuk yang pertama kali. Wkwk. Serasa berhasil mengamalkan enjoying the present *ceilah*. Aku juga menikmati pertemuan dengan teman SMA yang sudah menetap di Bandung sebelum konferensi. Dan setelah pulang ke penginapan, tiba-tiba ada teman SMA ku yang lain, yang mengungkapkan bahwa dia merasa beruntung menjadi temanku, dan bilang kalau seseorang yang menemukanku nanti pasti merasa lebih beruntung. Hahaha. Gombalan tingkat dewa yang membuat hatiku terbang sampai langit ke tujuh. Wkwk.
Serasa aku bisa menaklukan rasa khawatir yang berlebihan sebelum konferensi, menikmati detik-detik pembuatan script presentasi dan latihan, serta menikmati perjalanan ke Bandung pakai kereta untuk yang pertama kali. Wkwk. Serasa berhasil mengamalkan enjoying the present *ceilah*. Aku juga menikmati pertemuan dengan teman SMA yang sudah menetap di Bandung sebelum konferensi. Dan setelah pulang ke penginapan, tiba-tiba ada teman SMA ku yang lain, yang mengungkapkan bahwa dia merasa beruntung menjadi temanku, dan bilang kalau seseorang yang menemukanku nanti pasti merasa lebih beruntung. Hahaha. Gombalan tingkat dewa yang membuat hatiku terbang sampai langit ke tujuh. Wkwk.
Aku begitu menikmati detik-detik sebelum presentasi dimulai,
sampai ga sempat latihan waktu sudah di Bandung. Haha
Enjoy the present, dan berbahagia lah :’)
Komentar
Posting Komentar