Langsung ke konten utama

Perut Baper

Semester 6, selain aku mendapat IP tertinggi selama kuliah *sombong*, aku juga mendapatkan sesuatu, bisa dibilang bonus kali ya, asam lambung. Dan selain untuk pertama kalinya membuat sebuah sistem informasi, ‘menikmati’ ngoding, ternyata malah membuat sistem pencernaanku sendiri terganggu. Banyak begadang ngerjain sistem, plus ngambil sks dengan jumlah terbanyak sepanjang kuliah, plus jadi asdos, plus masih nge-BEM. Hahahaha, rasain apitonk.

Sesuatu yang kini agak mengganggu, karena sangat sensitive dan baper. Telat makan dikit, rewel. Makan pedes dikit, ngambek. Makan yang berbumbu tajam, marah. Stress dikit, perutnya jadi sebel. Dia gak mau mengalami semuanya.
Dan sampai sekarang makan harus hati-hati banget, gak boleh begadang, dan gak boleh makan junk food yang notabene sebenarnya enak. Dan aku harus sering-sering mensugesti diri sendiri bahwa junk food itu tidak enak, sangat tidak enaaak.

Dan efek positifnya jadi gak makan sembarangan, banyak makan buah sebelum makan berat, lebih hati memilih makanan, dan sekaligus menjadi usaha biar gak kena kista. Kenapa kista? Karena kista itu rawan menghampiri rahim perempuan yang belum menikah. Biasanya dipicu oleh salah satunya makanan yang tidak sehat, banyak micin. Pernah kenalan sama mbak-mbak humas FT, ternyata dia makan nya harus yang organic, karena lagi pengobatan herbal akibat punya kista di rahimnya. Dan aku tanya kenapa, penyebabnya ya karena sering makan sembarangan dan junk food.

Akibatnya aku berwacana masak sendiri, tapi ternyata sangat tidak sempat, paling weekend, tapi karena sudah menjadi orang sibuk *prĂȘt*, weekend pun agak sibuk karena hampir selalu ada agenda.

Duh, semoga hati ini bapernya gak sebaper lambung ya, walaupun hati dan lambung itu letaknya deket.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukan Sombong

Haha judulnya. Alhamdulillah wa syukurilah, diberi rezeki oleh Allah untuk mengeprint, membeli dan memfotokopi buku-buku ini. Yap, aku sengaja mengumpulkan sebanyak-banyak bahan untuk belajar IELTS. Entah kapan akan tercapai belajar di Eropa, di salah satu univ di Inggris yang kuidamkan. Tapi yang jelas, bukan tahun ini selain udah akhir tahun, karena ada target yang lebih penting di tahun ini. Yang penting belajar dulu lah ya.

Buying Experience : Ngebolang Sesaat di Purwakarta

Halo, aku punya cerita, tepatnya kemarin baru membuat cerita. Sabtu 17 Oktober 2015 sengaja memanfaatkan weekend untuk buying experience. Bosen di Jakarta dan sekitarnya terus, bosen juga   dengan keriuhan jalan raya kalau lagi weekend dimana semua orang ingin merayakan nya dengan pergi ke mall dan tempat makan. Pengen sesuatu yang beda. Jadilah kemarin nekat keee Purwakarta. Sendiri? Proudly yesss!

Target Semester 8 yang (hampir) akan Tercapai

So, which of the favors of your Lord would you deny? Itu mungkin, ayat Quran yang pas dengan kondisiku saat ini. Untuk kedua kalinya, aku mengusahakan sesuatu, mencoba sesuatu tanpa berharap apa-apa, tapi pada akhirnya Tuhan berkehendak lain, yakni memberikan sesuatu yang tidak aku inginkan. If you hope for nothing, something may happen.