Langsung ke konten utama

What did happen in my last year? :)

Rutinitas tahunan yang wajib ada sampai kapanpun selama ku hidup *asek*, kilas balik setahun yang sudah dilalui. Daripada mengutuki hal yang belum dicapai, mending bahas apa aja yang sudah diberikan Tuhan, huohuohuo.


1.       First Kopdar Akbar Wonosobo Muda : First Step
First Kopdar Akbar Wonosobo Muda was held :D. Ya, di tahun ini kami pertama kali berkumpul, bertemu tatap muka dengan beberapa orang yang selama ini hanya bertemu via wasap, sms dan sebagainya. Di sini kami bertukar pikiran dengan para beberapa orang penting di Wonosobo seperti dinas pendidikan, PNS yang mengurusi desa, tokoh masyarakat dan redaktur beberapa media lokal. Lalu mulai merumuskan, mau ngapain aja setahun ke depan?

2.       Lolos :D
Dapat kabar kalau paper dari skripsiku lolos ke sebuah konferensi international (walaupun cuma di Bandung wqwq). Dan paperku langsung dihajar oleh beberapa komentar reviewer terutama tentang grammar.  Haha, masih belajar  academic writing. Dan tadinya aku yang takut kritik tajam, perlahan-lahan mencairkan kebekuanku untuk tidak takut lagi kalau ada yang mengkritik terkait kemampuan akademis. Ya, karena sama saja kita dikasih kesempatan untuk belajar. Dari expert pulaak.

3.       Enjoying the Present
Secara deg-deg an tapi berusaha kunikmati, mempersiapkan presentasi paper di awal April. Karena ini baru pertama kali, slide nya kebanyakan kata mbak-mbak di lab E-Government haha. Terus sampai buat transkrip presentasi untuk dihapalkan selama presentasi. Dan di saat proses itu, aku menemukan sesuatu yang membuatku benar-benar bisa menikmati apa yang sedang ku lakukan, sesulit apapun itu. Alias enjoying the present.

4.       My beloved month
April! Presentasi di awal bulan ini di acara konferensi secara langsung meningkatkan kepercayaan diri menjadi level medium. Tadinya minder luar binasa kalau masalah presentasi bahasa inggris, apalagi ini di semacam ballroom hotel yang kece badai. Huhu. Surely,  kita harus memberanikan diri untuk melakukan hal yang dibayangkan saja rasanya sulit! haha. So this month was my beloved month in 2015. What a month banget lah pokoknya.

5.       Memperbaiki apa-apa yang tak terlihat
Ini sudah kutulis beberapa waktu lalu di postingan sebelumnya. Terima kasih sekali pada semua teman-temanku, terutama yang meyakinkanku bahwa sesuatu yang baik, jika sudah dimulai, pasti bisa terwujud asal berusaha dengan ketulusan. Ada Tuhan yang melihat dan tidak tinggal diam J
Momen ini benar-benar menjadi semacam tonggak rasa bersyukurku atas semua karunia Nya kepadaku melalui orang-orang hebat di sekitarku.

6.       Menemukan tempat kerja (re: berkarya) yang nyaman
Tidak semua orang beruntung, bukan berutung karena menemukan tempat yang nyaman dan sesuai ekspektasi, tapi orang yang beruntung itu yang bersyukur, bagaimanapun kondisinya, dengan berusaha menikmati. Dan dengan lingkungan yang heterogen sekali, membuatku belajar adaptasi dengan semua tipe orang, belajar bagaimana rasanya bekerja dengan berbagai macam watak dan latar belakang, get out of the usual condition I face which is Fasilkom, yang semua orang-orang nya baik-baik haha. Berusaha nyaman dan Alhamdulillah sudah nyaman dengan tetap mempertahankan apa yang sudah kuyakini J

7.       Bisa pulang beberapa kali dalam setahun
Dulu waktu masih mahasiswa, pulang aja mikir-mikir sayang duit, haha, padahal waktu bisa dikatakan lebih fleksibel daripada kerja yang setiap senin sampai jumat di kantor bersama dengan deadline-deadline yang lumayan ketat wkwk. Akhir Januari, akhir April, pertengahan Mei, Lebaran (Juli), akhir Oktober, pertengahan Desember dan akhir Desember. 7 Kali, lumayan lah ya, walaupun kadang di rumah cuma Sabtu-Minggu haha. Aku yakin, orang-orang penghuni rumahku tidak lebih panjang usia dari objek-objek wisata menarik di dunia ini.

8.       Lebih ikhlas dalam berkorban (terutama materi)
Sebenernya dari dulu aku orangnya pelitnya ampun-ampunan, perhitungan banget sama orang lain, bahkan hutang orang lain pun akan sangat diingat meskipun itu seribu rupiah, hahaha. Tapi tahun ini Alhamdulillah bisa mengalahkan itu semua dan diberi rezeki untuk berkorban dan mengalahkan kecintaan dan ego pada harta benda. Kalau pergi jalan-jalan sama temen juga udah ga perhitungan lagi  kok hehehe J

9.       Mendapat kesempatan mendalami dan belajar sesuatu
Sejak lulus kuliah memang sangat igin mendalami ilmu irisan antara manusia dan teknologi. Dan bulan November diberi kesempatan untuk mendalami itu, yang ternyata apllikasinya gak cuma di dunia digital tapi di semua aspek kehidupan yang melibatkan manusia. I really love it!

10.   Liburan di awal, pertengaha dan akhir tahun yang super unyu dan awesome
Awal tahun nya pas awal Januari banget, yaitu ke Sukabumi, rafting di sungai apa ya namanya lupa. Rafting selama 3 jam di sungai gede agak deres dan pas satu jam terakhir hujan gede beserta angin, dan makin seruuuu. Gak nyangka aku bisa juga ikut liburan ekstrem itu. Rasanya ngebayangin aja takut haha.
Then, liburan lebaran bulan Juli, for the first time nanjak Gn Prau, yang cuma 2 jam kurang lewat jalur ekstrem. Pas sampai atas, waaaw, masyaallah pemandangan nya J. Ini nanjak paling mendadak dan nekat bersama seorang senior SMA dan junior SMA yang berkuliah di tempat yang sama di hari kedua lebaran.
Lalu nanjak lagi akhir Oktober menemani NIken, Naya dan Nilam (N semua haha) lewat jalur yang berbeda, lebih landai tapi jauh, dan pemandangan nya kalah kece sama yang pertama hehe. Kurang deket sama barisan gunung dan pas hari itu lagi kemarau banget, sunrise nya gak seindah, gak seungu, da langitnya gak sebiru waktu pas lebaran. Tapi worth si, pemandangan bukit hijaunya J

Lalu, terakhir alias akhir Desember keeee Gn Pakuwaja bersama teman-teman tim inti WM. Nyewa homestay, masak, maen kartu, naik gunung yang belum pernah dijamah, mendengar celotehan ala danang darto dan konser lagu-lagu sepanjang jalan kenangan naik gunung, ngecengin orang yang berpotensi menikah (ihiww), dan ketawa ngakak smpe hahaha dan weka weka bangetlah pokoknya. Sampe atas kirain biasa aja, setelah nemu spot yang baguus. Hihi. Walaupun gak dapet sunrise yang masih berwarna ungu jingga itu, tapi di sana melihat lautan awan, gunung sindoro yang sangat mesra dengan anaknya, matahari yang cerah ceria padahal lagi musim hujan, dan langit biru yang sangaaaat mempesona, didampingi hijaunya lahan pertanian.


Sekian, ratapan kenangan dan rasa bersyukurku atas tahun 2015 yang sudah berakhir.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukan Sombong

Haha judulnya. Alhamdulillah wa syukurilah, diberi rezeki oleh Allah untuk mengeprint, membeli dan memfotokopi buku-buku ini. Yap, aku sengaja mengumpulkan sebanyak-banyak bahan untuk belajar IELTS. Entah kapan akan tercapai belajar di Eropa, di salah satu univ di Inggris yang kuidamkan. Tapi yang jelas, bukan tahun ini selain udah akhir tahun, karena ada target yang lebih penting di tahun ini. Yang penting belajar dulu lah ya.

Buying Experience : Ngebolang Sesaat di Purwakarta

Halo, aku punya cerita, tepatnya kemarin baru membuat cerita. Sabtu 17 Oktober 2015 sengaja memanfaatkan weekend untuk buying experience. Bosen di Jakarta dan sekitarnya terus, bosen juga   dengan keriuhan jalan raya kalau lagi weekend dimana semua orang ingin merayakan nya dengan pergi ke mall dan tempat makan. Pengen sesuatu yang beda. Jadilah kemarin nekat keee Purwakarta. Sendiri? Proudly yesss!

Target Semester 8 yang (hampir) akan Tercapai

So, which of the favors of your Lord would you deny? Itu mungkin, ayat Quran yang pas dengan kondisiku saat ini. Untuk kedua kalinya, aku mengusahakan sesuatu, mencoba sesuatu tanpa berharap apa-apa, tapi pada akhirnya Tuhan berkehendak lain, yakni memberikan sesuatu yang tidak aku inginkan. If you hope for nothing, something may happen.