Terinspirasi dari pidatonya Nouman Ali Khan, dengan judul yang sama "In need of Wisdom", saya ingin menuliskan beberapa poin penting dari pidato tersebut yang bersifat fundamental dan universal. Beliau membahas satu ayat, dan diuraikan menjadi beberapa poin penting.
Pertama. Jangan menggunakan ayat atau hadits untuk membenarkan konsep dan pendapat pribadi. Jangan terbalik, seringkali orang punya pendapat lalu mencari ayat atau hadits yang mendukungnya. Kadang tujuannya adalah untuk menghakimi orang lain. Yang seharusnya kita lakukan adalah mencari tau makna, konteks dari setiap ayat. Jadi kita bisa tau ayat itu bisa menyelesaikan masalah dalam konteks apa, apa maksud Allah menurunkan ayat tersebut.
Kedua, jangan menghakimi orang lain, karena kita tidak pernah tau apakah kita di jalan yang benar/tidak. Yang penting, selalu bantu orang untuk berada di jalan yang benar. Kita juga tidak pernah tau, orang yang oleh kebanyakan orang dianggap berperangai buruk suatu saat berubah menjadi lebih baik.
Ketiga, bantulah orang lain menjadi lebih baik dengan hikmah dan pengertian, bukan dengan dogma, nasihat yang menggurui, apalagi penghakiman. Masalah orang lain akan di jalan-Nya atau tidak, itu Allah yang mengatur.
Seperti hujan yang turun ke bumi. Kita tidak tahu di belahan mana hujan itu akan jatuh dan membuat pohon tumbuh subur, atau bahkan berbuah. Itu urusan Allah.
Begitu juga dengan Al Quran, ketika mengajak orang ke jalan yang baik dengan tidak menghakimi, kita tidak tahu, hati mana yang akan terketuk, karena Allah yang menguasai hati mereka. Kita tidak tahu, di hati yang mana hikmah Al Quran akan sampai.
Keempat. Allah tidak menuntut manusia menjadi sempurna, Allah ingin kita terus berproses dan bertumbuh.
Pertama. Jangan menggunakan ayat atau hadits untuk membenarkan konsep dan pendapat pribadi. Jangan terbalik, seringkali orang punya pendapat lalu mencari ayat atau hadits yang mendukungnya. Kadang tujuannya adalah untuk menghakimi orang lain. Yang seharusnya kita lakukan adalah mencari tau makna, konteks dari setiap ayat. Jadi kita bisa tau ayat itu bisa menyelesaikan masalah dalam konteks apa, apa maksud Allah menurunkan ayat tersebut.
Kedua, jangan menghakimi orang lain, karena kita tidak pernah tau apakah kita di jalan yang benar/tidak. Yang penting, selalu bantu orang untuk berada di jalan yang benar. Kita juga tidak pernah tau, orang yang oleh kebanyakan orang dianggap berperangai buruk suatu saat berubah menjadi lebih baik.
Ketiga, bantulah orang lain menjadi lebih baik dengan hikmah dan pengertian, bukan dengan dogma, nasihat yang menggurui, apalagi penghakiman. Masalah orang lain akan di jalan-Nya atau tidak, itu Allah yang mengatur.
Seperti hujan yang turun ke bumi. Kita tidak tahu di belahan mana hujan itu akan jatuh dan membuat pohon tumbuh subur, atau bahkan berbuah. Itu urusan Allah.
Begitu juga dengan Al Quran, ketika mengajak orang ke jalan yang baik dengan tidak menghakimi, kita tidak tahu, hati mana yang akan terketuk, karena Allah yang menguasai hati mereka. Kita tidak tahu, di hati yang mana hikmah Al Quran akan sampai.
Keempat. Allah tidak menuntut manusia menjadi sempurna, Allah ingin kita terus berproses dan bertumbuh.
Komentar
Posting Komentar