Ingin menulis ayat apa saja yang mengena buatku
1. Ayat tentang Karunia Tuhan
Aku lupa bunyi ayatnya, tapi yang intinya karunia Allah itu turun kepada siapa saja yang dikehendakiNya, begitu juga dengan cobaannya. Jadi itu menjadi hak prerogatif Allah untuk memberikan karunia apapun kepada siapapun. Membaca ayat itu membuatku tenang dan yakin saja sama takdir, rejeki, serta apapun yang Allah kasih dan Allah gak kasih.
2. Ayat tentang Bagaimana Nabi Musa Berkomunikasi dengan Firaun
“Pergilah kamu berdua(wahai Musa dan Harun) kepada Fir’aun, Sesungguhnya dia Telah melampaui batas; Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, Mudah-mudahan ia ingat atau takut”. (QS Thaha : 43-44)
Allah saja memerintahkan Nabi Musa agar berbicara dengan orang sekelas Firaun dengan lemah lembut dan penuh empati. Remembering this ayah reminds me to always say good things in any circumtances. Tapi emang susah ya, sabarnya mesti dobel-dobel.
3. Ayat tentang Nikmat Allah
Al Quran penuh dengan ungkapan sastra yang menurutku mirip dengan puisi, pilihan katanya indah, sehingga terasa dalam sekali maknanya.
"Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS Lukman: 27)
1. Ayat tentang Karunia Tuhan
Aku lupa bunyi ayatnya, tapi yang intinya karunia Allah itu turun kepada siapa saja yang dikehendakiNya, begitu juga dengan cobaannya. Jadi itu menjadi hak prerogatif Allah untuk memberikan karunia apapun kepada siapapun. Membaca ayat itu membuatku tenang dan yakin saja sama takdir, rejeki, serta apapun yang Allah kasih dan Allah gak kasih.
2. Ayat tentang Bagaimana Nabi Musa Berkomunikasi dengan Firaun
“Pergilah kamu berdua(wahai Musa dan Harun) kepada Fir’aun, Sesungguhnya dia Telah melampaui batas; Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, Mudah-mudahan ia ingat atau takut”. (QS Thaha : 43-44)
Allah saja memerintahkan Nabi Musa agar berbicara dengan orang sekelas Firaun dengan lemah lembut dan penuh empati. Remembering this ayah reminds me to always say good things in any circumtances. Tapi emang susah ya, sabarnya mesti dobel-dobel.
3. Ayat tentang Nikmat Allah
Al Quran penuh dengan ungkapan sastra yang menurutku mirip dengan puisi, pilihan katanya indah, sehingga terasa dalam sekali maknanya.
"Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS Lukman: 27)
Komentar
Posting Komentar