Masaak, one of my favorite things to do. Karena masih
sendirian di kontrakan, dan ga ngapa-ngapain, akhirnya kepikiran masak sendiri,
dan bikin masakan yang belum pernah dibikin sebelumnya. Resep dan komposisi
bahannya ngarang sih, dan memanfaatkan bahan makanan yang sudah ada, yaitu
daging ayam fillet dan kubis.
Hm, namanya ‘Ayam Tahu Saus Tomat’. Kuantitas bahannya
ngarang aja ini, tapi akhirnya jadi untuk sekitar 3 porsi. Nih resepnya :D
Bahan :
-
Ayam fillet 3 potong
-
Tahu putih 2 kotak
-
Kubis ¼ buah, yang ukurannya kecil (ga harus
kubis sih, bisa sayuran lain sesuai selera)
-
Tomat 1 buah (ukurannya agak besar), potong dadu
kecil atau dicincang
-
Cabai merah 7 buah
-
Saus extra pedas 1 sendok makan
-
Merica bubuk ¼ sendok teh
-
Bawang putih 2 siung, dicincang
-
Bawang merah 1 siung, dicincang
-
Garam ½ sendok teh
-
Gula ½ sendok teh
-
Bawang putih, jahe, sedikit garam dihaluskan
-
Minyak goring 4 sendok makan
Cara Masak:
-
Ayam fillet dipotong sesuai selera, atau satu
potong dibagi 4 atau 3. Lali pipihkan, dan lumuri dengan bumbu bawang dan jahe
yang telah dihaluskan
-
Potong tahu, sebesar dadu, dan rendam dengan air garam, biarkan
beberapa saat
-
Sambil menunggu ayam dan tahu meresap, siapkan
bahan lain. Potong sayurnya, kalo memakai kubis, potong tipis tipis, potong
cabe merah dan tomat.
-
Goreng tahu sampai warna kekuningkuningan, lalu goreng
juga dagingnya sampai agak kecoklatan. Jangan sampai gosong ya :p. Tiriskan.
-
Panaskan minyak goreng, lalu masukkan bawang
merah dan bawang putih yang telah dicincang, tumis sampai harum.
-
Masukkan kubis, cabai dan tomat, tumis sampai
keduanya layu.
-
Masukkan merica bubuk, garam dan gula
-
Masukkan air putih setengah gelas atau sesuai
selera
-
Aduk hingga rata, dan tunggu sampai air
mengental dan berwarna merah seperti tomat.
-
Lalu masukkan saus extra pedas, biar pedasnya agak nendang dikit, hehe.
-
Masukkan tahu dan ayam yang sudah digoreng
-
Tunggu kira-kira 5 menit, atau sampai kuah
meresap ke dalam tahu dan daging.
-
Angkat dan sajikan.
Nah itulah resepnya, simple kan? Antara tahu dan daging warnanya akan sama, jadi jackpot buat yang ternyata banyak dapet daging pas ngambil, hihi.
Masak itu bukan masalah tahu
resepnya atau tidak, tapi bisa memperkirakan paduan bumbu dan bahan masakan
yang ada. Dan itu lahir dari kebiasaan, kalau sudah sering mencoba-coba, nanti
juga muncul sendiri tuh feeling atau kreativitas masaknya. Aku sendiri juga
masih amatir banget, baru hanya belajar masakan rumah tangga aja, hahaha. Belum
pandai masak masakan eropa yang canggih-canggih, palingan spaghetti biasa yang
instant, hehe.
Ini dia gambarnya

Komentar
Posting Komentar